Selasa, 01 Desember 2009

TENAGA PENGAJAR DI LINGUAFRANCAINSTITUTE

Tenaga Pengajar di lingkungan LinguaFrancaInstitute terdiri dari 3 jenis ;

• Tenaga pengajar yang berasal dari tenaga pengjar professional
Tenaga pengajar yang bekerja sebagai pengajar baik di universitas, sekolah tinggi, hingga sekolah dasar

• Tenaga pengajar yang berasal dari tenaga non pengajar
Tenaga pengajar yang berasal dari luar profesi pengajar, namun memiliki kemampuan berbahasa asing dan ingin mendedikasikan kemampuan berbahasa asingnya.

• Tenaga pengajar yang berasal dari mahasiswa
Tenaga pengjar yang berasal dari para mahasiswa yang memilikikemampuan berbahasa asing yang baik dan ingin membagikan ilmu dan kemampunan berbahasa asingnya.
Kebanyakan mahasiswa yang bergabung di LF adalah mahasiswa yang tergabung di organisasi kemahasiswaan internasional seperti Internasional Forestry Student Association (IFSA), Internasional Association of Students in Agricultural and related sciences (IAAS). Namun ada juga yang berasal dari ajakan teman2nya yang telah tergabung sebagai pengajar di LF. atau juga memberikan diri mengajukan application langsung ke LF


Mengapa LF terbuka pada pengajar yang berasal dari lingkungan mahasiswa?

Karena LF ingin membagikan banyak pengalaman bagi mahasiswa.
Antara lain

- menumbuhkan rasa percaya diri,
Berdiri di hadapan orang lain dan mengajarkan beberapa materi kelihatannya bukanlah suatu hal sulit. Padahal untuk bisa melakukan hal itu dibutuhkan sebuah rasa percaya diri, keyakinan kita bisa melakukannya, kita yakin dengan materi yang kita bawakan.

- Bagaimana membawakan sebuah materi dengan kemasan yang baik, mudah dimengerti, tidak membosankan, efektif .
Apalagi siswa LF tidak hanya berasal dari kalangan mahasiswa S1 saja, tapi juga mahasiswa S2, S3, dosen dan pegawai IPB. Bahkan siswa non IPB seperti dari SMA dan SMP ( anak2 dari pegawai IPB). Kondisi yang ditemukan adalah kadang kala mereka harus berhadapan dan memberikan materi kepada teman sesama mahasiswa dari berbagai angkatan baik junior maupun senior atau dosen mereka sendiri, bahkan staf IPB yang sering mereka temui di lingkungan IPB juga adek2 dari SMP dan SMA.

- Membentuk pola pikir dan system thinking
LF tidak memberikan guidelines saklek bagi pengajar. LF membantu para tenaga pengajarnya untuk bisa berekspresi dan mempunyai pola terarah yang sesuai dengan masing- masing individu pengajar. Pola ngajar yang berbeda dari masing- masing pengajar inilah yang menjadi keunikan di LF.

- Belaja untuk tetap bisa Profesional
Suasana kerja di LF memang lebih berkesan kekeluargaan. Namun di sinilah pembelajaran yang harus bisa mereka ambil . bagaimana mereka harus tetap bisa bekerja baik, memiliki self motivate, team work, dan saling support meski dalam kondisi dan suasana kekeluargaan. Bagaimana mereka dituntut untuk bisa menjalankan job description, bagaimana suasana kerja yang profesional, bagaiman membedakan kondisi kerja dan kondisi pertemanan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar